Rabu, 04 Oktober 2017

Tugas AMDAL "Dampak Bengkel Las Terhadap Lingkungan"



Tugas Teknik Lingkungan & AMDAL


DAMPAK BENGKEL LAS
TERHADAP LINGKUNGAN SEKITARNYA

https://id1-cdn.pgimgs.com/listing/8661629/UPHO.39581354.V800/Rumah-Tangerang-Indonesia.jpg


1.                   PENJELASAN BENGKEL LAS
Bengkel Las adalah salah satu bangunan komersial yang umunya beradi di kawasan perkotaan atau berada di pinggir pinggir jalan raya yang ada, di Indonesia ini sudah mayoritas tahu bahwa bengkel las adalah tempat untuk mengelas, membuat berbagai macam benda yang terbuat dari besi, contohnya semisal : pagar, kursi, meja, kerangka gerobak, kerangka motor, dan lain sebagainya.
 Pengelasan (welding) adalah salah salah satu teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa logam penambah dan menghasilkan sambungan yang kontinyu. Lingkup penggunaan teknik pengelasan dalam kontruksi sangat luas, meliputi perkapalan, jembatan, rangka baja, bejana tekan, pipa pesat, pipa saluran dan sebagainya.
Disamping untuk pembuatan, proses las dapat juga dipergunakan untuk reparasi misalnya untuk mengisi nlubang-lubang pada coran. Membuat lapisan las pada perkakas mempertebal bagian-bagian yang sudah aus, dan macam –macam reparasi lainnya. Dibalik itu terdapat berbagai dampak dari bengkel las, yaitu ada dampak positif dan ada dampak negatif antara lain:


2.      DAMPAK NEGATIF DARI BENGKEL LAS TERHADAP LINGKUNGAN:

·        Asap Las
Asap ini jika terkena mata tidak kalah sakitnya seperti terkena sinar yang ditimbulkan, bisa mengakibatkan rasa pedih dan sakit. Karena asap ini bukan sembarang asap yang sekedar asap biasa yang ditimbulkan, tapi dibalik asap ini ada semacam debu yang ikut terbawa kepulan asap yang mengakibatkan asap menjadi tajam di bola mata. Dan jika terhirup juga sangat bahaya, karena butiran-butiran debu sangat tidak baik di paru-paru. 

·        Sinar Ultraviolet 
Sinar Ultraviolet ini akibatnya bisa dirasakan secara langsung ketika kita sedang melakukan / pada proses pengelasan. Jika terkena kulit, akan mengakibatkan kulit menjadi terbakar dan mengelupas. Dan jika terkena mata, maka akan mengakibatkan sakit luar biasa yang sangat menyiksa.

·        Sinar Inframerah 
Bahaya sinar Inframerah ini juga tidak kalah bahayanya dari sinar ultra violet. Jika pada sinar Ultraviolet akibatnya bisa langsung dirasakan, maka pada sinar Inframerah ini menyerang secara pelan-pelan dan jangka panjang. 

·          Fume (debu/asap las).
Dalam melakukan pengalasan menggunakan elektroda, fume merupakan salah satu hal yang membahayakan bagi lingkungan, karena didalamnya terdapat kandungan karbonmonoksida, karbondioksida, nitrogen yang apabila terhirup dapat menyebabkan penyakit, cara untuk mengatasi fume adalah dengan memperbaiki sirkulasi saat melakukan pengelasan, agar asap las yang dihasilkan saat pengelasan tidak menyebar pada lingkungan sekitar,

·          Gas.
Pengelasan dengan menggunakan gas asetelin, juga membahayakan, karena didalam gas tersebut juga terdapat kandungan yang sama seperti elektroda yang telah di jelaskan sebelumnya dan dapat membahayakan bagi masyarakat sekitar, selain itu tabung gas las yang tidak dirawat dengan baik juga dapat menyebabkan ledakan apabila terjadi kebocoran, dan kebakaranya dapat merembet ke rumah warga sekitar, cara untuk mengatasinya adalah dengan memperbaiki sirkulasi dan selalu mengecek kondisi peralatan las.

·          Suara.
Suasana suara bising yang ditimbulkan oleh pekerja las dapat mengganggu masyarakat yang berada disekitar tempat las tersebut,  untuk megatasinya dapat membuat struktur bangunan yang dapat menahan suara yang dihasilkan dari pekerja yang berada di dalam.

·           Percikan Las.
Pengelas yang sering kali melakukan pengelasan diluar dapat mengganggu masyarakat karena sering kali percikan yang di hasilkan mengenai pengendara ataupun pejalan kaki yang melewati tempat tersebut.


3.     DAMPAK POSITIF DARI BENGKEL LAS TERHADAP LINGKUNGAN:

·        Memberi lapangan pekerjaan
Masyarakat sekitar yang mempunyai kemampuan dasar mengelas dapat menjadi pekerja pada bengkel las, sehingga mengurangi jumlah pengangguran di lingkungan tersebut.

·        Mempermudah masyarakat sekitar
Mempermudah segala rencana pembuatan barang ataupun reparasi barang yang berkaitan dengan pengelasan, bengkel las menjadi solusi untuk mempermudah suatu pengerjaan yang tidak bisa dilakukan sendiri oleh masyarakat lingkungan.

Kamis, 17 November 2016

Tugas B.indo (kalimat efektif dan jenis paragraf)

contoh 7 ciri kalimat efektif, serta antarkalimat dan intrakalimat

Contoh!!! 7 ciri kalimat efektif


       1 .Kesepadanan
 Kespadanan adalah keseimbangan antara gagasan atau pemikiran dengan struktur bahasa yang dipakai dalam kalimat. Kesepadanan dalam kalimat ini diperlihatkan dengan adanya kesatuan gagasan dan kesatuan pikiran. Ciri-ciri kalimat yang memiliki kesepadanan struktur, yaitu: . Memiliki subjek dan predikat yang jelas.
  • Contoh Kesepadanan

Kalimat Efektif                   :  andi menulis surat di meja.
Kalimat Tidak Efektif         :  andi menulis surat.



  • Contoh Kesenjangan

Kalimat Efektif                   : andi mengendarai mobil menuju ke kampung halamannya.
Kalimat Tidak Efektif         : andi mengandarai mobil ke kampung halamannya.

3 .Ketegasan

Yang dimaksud dengan ketegasan atau penekanan ialah suatu perlakuan penonjolan pada ide pokok kalimat. Dalam sebuah kalimat ada ide yang perlu ditonjolkan. Kalimat itu memberi penekanan atau penegasan pada penonjolan itu. Ada berbagai cara untuk membentuk penekanan dalam kalimat.

Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat (di awal kalimat)
  • ·    Contoh ketegasan
Kalimat Efektif                   : harapan saya tahun ini ialah bisa mendapatkan prestasi yang  membanggakan.
Kalimat Tidak Efektif        : saya mengharapkan bisa mendapatkan prestasi tahun ini.

Kehematan

Yang dimaksud dengan kehematan dalam kalimat efektif adalah hemat mempergunakan kata, frasa, atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu. Kehematan tidak berarti harus menghilangkan kata-kata yang dapat menambah kejelasan kalimat. Peghematan di sini mempunyai arti penghematan terhadap kata yang memang tidak diperlukan, sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa.
  • ·         Contoh Kehematan

Kalimat Efektif                   : winda tidak masuk sekolah karena ada acara keluarga.
Kalimat Tidak Efektif         :karena ada acara keluarga, jadi winda tidak berangkat sekolah.


  • ·         Contoh Kecermatan

Kalimat Efektif                   : anggota organisasi terkenal itu menerima hadian.
Kalimat Tidak Efektif         : anggota organisasi yang terkenal itu menerima hadiah.

  • ·         Contoh Kepaduan

Kalimat Efektif                   : cerita ini membahas kehidupan sehari-hari.
Kalimat Tidak Efektif         : cerita ini membahas tentang kehidupan pada hari-hari biasa.

 4.Kelogisan

Yang dimaksud dengan kelogisan ialah bahwa ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan penulisannya sesuai dengan ejaan yang berlaku. Kalimat efektif harus mudah dipahami. Dalam hal ini hubungan unsur-unsur dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis/masuk akal.
  • ·         Contoh Kelogisan

Kalimat Efektif                   : karena telalu lama menunggu sinta jadi bosan.
Kalimat Tidak Efektif         : andi membeli bakso.






contoh kalimat antarkalimat dan intrakalimat

  • antarkalimat
setiap orang memang memiliki hak dalam segala hal. akan tetapi, hak tersebut di batasi oleh kewajiban.


  • Intrakalimat
Mona berancana ingin liburan tahun baru di kampung halamannya, tetapi harus dibatalkan karena ada keperluan mendadak di Singapura.




klimat induktif dan deduktif 

Paragrag 
Pengertian beserta contoh paragraf deduktif, induktif, dan campuran lengkap bahasa Indonesia - Paragraf adalah kumpulan kata yang saling berangkai membentuk satu kesatuan gagasan atau topik yang terdiri dari gagasan utama dan gagasan penjelas. Berdasarkan letak gagasan utamanya, paragraf dapat dikelompokkan dalam tiga jenis paragraf yaitu paragraf deduktif, induktif, canpuran

Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang dikembangkan dengan pola deduksi, yaitu memaparkan hal umum terlebih dahulu kemudian menjabarkan hal – hal khusus. Dengan kata lain paragraf ini meletakkan gagasan utamanya pada kalimat utama di awal paragraf. 

Contoh 
    Indonesia adalah negara yang majemuk. Terdapat banyak agama dan kepercayaan dan selain itu suku budaya indonesia sangat beragam misalnya suku jawa, madura, batak, ambon dan masih banyak lagi suku - suku yang memiliki ciri khas masing - masing


Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah suatu paragraf yang dikembangkan dengan pola induksi, yaitu dengan cara menjabarkan hal – hal khusus terlebih dahulu dan kemudian disimpukan menjadi suatu hal yang umum. Dengan kata lain, adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak pada akhir paragraf. Pola paragraf ini biasanya dipakai dalam paragraf generalisasi, sebab – akibat, akibat – sebab, dan analogi.

Contoh
   Narkoba memiliki efek candu yang sangat kuat dan dari jenis jenis narkoba tersebut ada yang dapat menyebabkan gairah meningkat, detak jantung meningkat, dan pada kondisi tertentu dapat menyebabkan overdosis dan kematian. Menghindari narkoba adalah harga mati karena sangat berbahaya bagi kesehatan.

Rabu, 26 Oktober 2016

Tugas B.ndonesia (Ragam Bahasa)

Mata Kuliah = Bahasa Indonesia
Nama = Bahari Ramadhan
NPM = 21416329
Kelas = 1IC09
Dosen = Seciolivia Purtyani, SIKOM

Ragam Bahasa.
pengertian Ragam LISAN : Ragam adalah Suatu Bentuk Komunikasi yg dijumpai pada manusia yang menggunakan kata kata bersama dengan berbagai macam nama yang diucapkan
Memiliki ciri - ciri sebagai berikut :
~ Memerlukan orang kedua / teman bicara
~ Tergantung situasi, kondisi, ruang & waktu
~  Tidak harus memperhatikan unsur gramatikal, hanya perlu intonasi serta bahasa tubuh
~ Berlangsung cepat
~  Sering dapat berlangsung tanpa alat bantu
~ Kesalahan dapat langsung dikoreksi
~Dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik wajah serta intonasi.
Contoh Ragam LISAN   : Semalam ada berita tentang kecelakaan mobil nabrak motor.

PENGERTIAN RAGAM TULISAN : sebuah proses kreatif menuangkan gagasan dalam bentuk bahasa tulis untuk tujuan
Memiliki ciri - ciri sebagai berikut :
~   Tidak memerlukan orang kedua / teman bicara
~   Tidak tergantung kondisi, situasi & ruang serta waktu
~   Harus memperhatikan unsur gramatikal
~  Berlangsung lambat
~ Selalu memakai alat bantu
~Kesalahan tidak dapat langsung dikoreksi
~  Tidak dapat dibantu dengan gerak tubuh dan mimik wajah, hanya terbantu dengan tanda baca
Contoh Ragam Tulisan       : Kemarin malam, ada berita tentang kecelakaan mobil yang menabrak motor.

PENGERTIAN RESMI : Forum yg sudah direncanakan dengan baik dan biasanya juga sudah disiarkan perencanaanya
Ciri-ciri bahasa resmi adalah
~digunakan dalam situasi resmi
~nada bicara yang cenderung datar
~kalimat yang digunakan kalimat lengkap
Contoh RESMI  : "Saya kurang megerti dengan apa yang anda sampaikan"

PENGERTIAN TIDAK RESMI
Ciri-ciri ragam bahasa tidak resmi kebalikan dari ragam bahasa resmi. Ragam bahasa tidak resmi ini digunakan ketika kita berada dalam situasi yang tidak formal
Contoh TIDAK RESMI :  dia udah baca buku saya


PENGERTIAN AKRAB   :  Merupakan Kata Sifat yang menggambarkan keakraban atau saling kenal dengan baik satu sama lain
Contoh AKRAB               : 3 orang sedang berbincang hingga ketiganya saling tertawa bersama

PENGERTIAN KONSULTASI  : Memberikan suatu Petunjuk atau pertimbangan pendapat atau nasihat,Ketika kita mengunjungi seorang dokter, ragam bahasa yang kita gunakan adalah ragam bahasa resmi. Namun, dengan berjalannya waktu terjadi alih kode. Bukan bahasa resmi lagi yang digunakan melainkan bahasa santai. Itulah ragam bahasa konsultasi.
CONTOH KONSULTASI       :  anak itu menderita kangker otak